Batam Perangi Rayap Besi, Pemko dan Polda Kepri Perketat Pengawasan

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota batam dan Wakil Walikota Batam silaturahmi Kapolda Kepri bersama Forkopimda Kota Batam dan pengusaha scrap di Mapolresta Barelang, Senin (15/6/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota batam dan Wakil Walikota Batam silaturahmi Kapolda Kepri bersama Forkopimda Kota Batam dan pengusaha scrap di Mapolresta Barelang, Senin (15/6/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Polda Kepulauan Riau memperketat pengawasan dan memburu pelaku pencurian fasilitas publik yang meresahkan masyarakat.

Komitmen itu mengemuka dalam silaturahmi Kapolda Kepri bersama Forkopimda Kota Batam dan pengusaha scrap di Mapolresta Barelang, Senin (15/6/2026).

Komplotan rayap besi menyasar lampu lalu lintas, kabel telekomunikasi, kabel penerangan jalan, besi drainase, hingga trafo listrik.

Para pelaku memanjat menara, menggali kabel dalam tanah, lalu mengupas tembaga untuk dijual ke gudang besi tua.

Polda Kepri berhasil mengungkap 10 kasus dan menangkap 18 pelaku serta empat penadah.

Baca Juga :  Residivis Pencopet Wisman Singapura Dibekuk di Pasar Jodoh

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pelaku yang merusak fasilitas publik.

“Kami terus membangun fasilitas untuk masyarakat. Jangan biarkan pelaku kejahatan merusak dan mencurinya,” tegas Amsakar.

Menurutnya, para pelaku tidak hanya mencuri kabel listrik dan besi drainase, tetapi juga membongkar komponen Jembatan Barelang, JPO, papan informasi, hingga baterai halte.

Amsakar meminta pengusaha scrap memperketat pemeriksaan asal-usul barang dan menolak barang yang terindikasi hasil kejahatan.

Baca Juga :  Amsakar Pimpin Upacara Hari Otda ke-30, Tekankan Sinergi dan Kinerja Efisien

Pemko Batam bersama kepolisian kini memperluas pemasangan CCTV di sejumlah titik rawan untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Amsakar menilai aksi pencurian infrastruktur tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mengancam iklim investasi yang terus tumbuh di Batam.

“Jangan sampai aksi kriminal mengganggu rasa aman masyarakat dan menurunkan kepercayaan investor,” katanya.

Amsakar juga mengapresiasi Polda Kepri dan Polresta Barelang yang berhasil membongkar jaringan pencurian fasilitas publik tersebut.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Sakit Hati Dimaki, ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas
Aparat Ungkap 800 Kg Ketamine HCl di Kapal MV Fuchangxing I
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Semester I 2026, Bea Cukai Batam Sita 274 Ballpress Berisi 2.320 Koli Pakaian Bekas
Polda Kepri Bongkar Kasus TPPO, Dua Pelaku Ditangkap
Polda Kepri Ungkap Penyelundupan Barang Bekas Ilegal dari Singapura di Batam
Dua Jambret di Sei Beduk Ditangkap, Polisi Ungkap Modus dan Jejak Aksi
Ditresnarkoba Polda Kepri Ungkap Dua Kasus Narkotika di Karimun

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 00:34

Sakit Hati Dimaki, ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

Selasa, 1 September 2026 - 00:13

Aparat Ungkap 800 Kg Ketamine HCl di Kapal MV Fuchangxing I

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:42

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:17

Semester I 2026, Bea Cukai Batam Sita 274 Ballpress Berisi 2.320 Koli Pakaian Bekas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:10

Batam Perangi Rayap Besi, Pemko dan Polda Kepri Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45