Penyelundupan 5.037 Kotak Daging Ilegal dan Ratusan Karung Barang Bekas dari Singapura Dimusnakan

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelundupan barang bekas ilegal dan komoditas daging ilegal asal Singapura yang masuk ke wilayah Keprim yang diamankan Ditreskrimum Polda Kepri dimusnakan, Di Telaga Punggur, Nongsa, Kamis (26/2/2026). Foto: Istimewa

Penyelundupan barang bekas ilegal dan komoditas daging ilegal asal Singapura yang masuk ke wilayah Keprim yang diamankan Ditreskrimum Polda Kepri dimusnakan, Di Telaga Punggur, Nongsa, Kamis (26/2/2026). Foto: Istimewa

Polda Kepri melalui Ditreskrimsus menggagalkan penyelundupan 5.037 kotak daging ilegal dan ratusan karung barang bekas dari Singapura ke wilayah Kepulauan Riau. Polisi menangkap dua pelaku, yakni LM alias A selaku pemilik kapal sekaligus pemilik barang dan H alias D sebagai nakhoda.

Tim Subdit I Indagsi Ditreskrimsus menggerebek aktivitas bongkar muatan di Pelabuhan PT Pulaumas Moromulia, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, pelaku tengah menurunkan muatan dari kapal.

Kasubdit I Indagsi AKBP Paksi Eka Saputra memimpin langsung operasi tersebut. Ia menjelaskan, pelaku menggunakan KM Sukses Abadi 02 untuk mengangkut barang ilegal.

“Kapal berangkat dari Karimun ke Singapura untuk mengekspor ikan. Namun saat kembali, pelaku justru memuat barang bekas serta daging sapi, ayam, dan babi tanpa sertifikat kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga :  Jalur Internasional Jadi Sorotan, Polda Kepri Ungkap 30 Kasus Narkotika

Untuk menghindari pantauan aparat, pelaku sengaja mematikan AIS (Automatic Identification System) saat memasuki perairan Indonesia agar pergerakan kapal tidak terdeteksi.

Dalam penggeledahan, penyidik langsung menyita KM Sukses Abadi 02 GT 131 dan KLM Sukses Raya GT 143. Polisi juga mengangkut seluruh muatan ilegal sebagai barang bukti.

Petugas menemukan:

  • 38 karung pakaian bekas

  • 157 karung boneka

  • 125 karung mainan

  • 2 motor listrik

  • 2 sepeda anak

  • 2 stroller

  • Barang elektronik dan furnitur

Selain itu, polisi menyita 5.037 kotak daging ilegal dengan berat sekitar 70–80 ton. Rinciannya, 3.522 kotak daging sapi, 1.230 kotak daging babi, dan 285 kotak daging ayam. Seluruhnya tidak memiliki sertifikat kesehatan dari negara asal.

Baca Juga :  BMKG Natuna Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Setelah mengantongi penetapan pengadilan, petugas langsung memusnahkan daging tersebut dengan menguburnya di TPA Punggur.

Penyidik menjerat kedua pelaku dengan pasal berlapis terkait perdagangan dan pelanggaran karantina hewan. Polisi menahan keduanya dan melanjutkan proses hukum.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp5 miliar berdasarkan Undang-Undang Perdagangan. Selain itu, pelaku juga terancam 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar berdasarkan Undang-Undang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat segera melapor melalui Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Polda Kepri menegaskan akan terus memperketat pengawasan jalur laut untuk menutup ruang gerak penyelundup di perairan Kepri.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Sakit Hati Dimaki, ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas
Aparat Ungkap 800 Kg Ketamine HCl di Kapal MV Fuchangxing I
OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Semester I 2026, Bea Cukai Batam Sita 274 Ballpress Berisi 2.320 Koli Pakaian Bekas
Batam Perangi Rayap Besi, Pemko dan Polda Kepri Perketat Pengawasan
Polda Kepri Bongkar Kasus TPPO, Dua Pelaku Ditangkap
Polda Kepri Ungkap Penyelundupan Barang Bekas Ilegal dari Singapura di Batam
Dua Jambret di Sei Beduk Ditangkap, Polisi Ungkap Modus dan Jejak Aksi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 00:34

Sakit Hati Dimaki, ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

Selasa, 1 September 2026 - 00:13

Aparat Ungkap 800 Kg Ketamine HCl di Kapal MV Fuchangxing I

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:42

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:17

Semester I 2026, Bea Cukai Batam Sita 274 Ballpress Berisi 2.320 Koli Pakaian Bekas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:10

Batam Perangi Rayap Besi, Pemko dan Polda Kepri Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45