Batam, metroposid.com: Prioritaskan percepatan pemerataan distribusi air bersih, salah program Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra.
Kedua kepala daerah ini, sudah menyiapkan sejumlah langkah cepat dan terukur untuk mengatasi kendala pasokan air di beberapa wilayah, terutama kawasan dataran tinggi seperti di Batuampar khusunya Tanjung Sengkuang dan Batu Merah.
“Cerita tentang suplai air di wilayah ini masih sering terdengar dari berbagai kanal. Karena itu, saya turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya dan mencari solusi bersama,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan salah satu dari 15 program prioritas Amsakar-Li Claudia untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Dari hasil peninjauan, ditemukan bahwa sejumlah tandon belum mampu mendorong aliran air ke kawasan dataran tinggi, sementara distribusi ke daerah rendah berjalan cukup lancar. Warga berharap adanya pemerataan tekanan air agar seluruh wilayah dapat terlayani dengan baik.
Pihaknya sudah memerintahkan tim teknis BP Batam mengatur ulang tekanan air agar distribusi ke wilayah atas tetap stabil tanpa mengganggu pasokan ke kawasan lain. Sebagai langkah cepat, booster pump telah dipasang untuk memperkuat tekanan air menuju dataran tinggi.
“Kami tengah mengoptimalkan fungsi Tangki Seribu (ozon) sebagai penopang utama distribusi air di kawasan Batu Ampar,” ujarnya.
Sementara, Li Claudia Chandra menambahkan, pihak terus berupaya memberikan yang terbaik buat masyarakat terutama persoalan air bersih dan sampah di Kota Batam.
“Kami akan terus bekerja, menjawab kebutuhan masyarakat. Kita berharap persoalan air bisa selesai dan kebutuhan air terpenuhi,” harapnya.
Editor: Yuli






