Waspada Penipuan IKD, Disdukcapil Batam Keluarkan Imbauan

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Batam, metroposid.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melalui telepon atau WhatsAap.

“Jika ada telepon atau WhatsAap yang mengatasnamakan Disdukcapil Kota Batam, terkait aktivasi IKD, tolong diabaikan,” tegas Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, Minggu (7/12/2025).

Masih katanya, karena aktivasi IKD tidak pernah memerlukan verifikasi data melaluo telepon maupun WhatsAap. Meskipun, saat ini pihaknya tengah mendorong masyarakat untuk beralih dengan IKD. Layanan ini sebagai langkah untuk naik kelas dalam layanan administrasi kependudukan.

Baca Juga :  Bakamla RI Berangkatkan 70 Ton Bantuan Korban Bencana ke Aceh

“Jadi dengan IKD, warga tak lagi perlu membawa KTP fisik karena identitas sudah tersimpan dalam ponsel. Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD. Ini penting karena lebih menjaga kerahasiaan data kependudukan setiap warga,” kata Adisthy.

Menurutnya, IKD menawarkan kemudahan mobilitas. Warga tak perlu panik bila lupa membawa KTP fisik karena seluruh data bisa diakses langsung dari smartphone.

“IKD ini memudahkan. Tidak perlu lagi membawa fisik. Tinggal tunjukkan HP, semua bisa,” jelas dia.

Baca Juga :  Jurnalis Batam Open Donasi Bencana Alam di Sumatra

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu aturan teknis dari Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda sebelum ekosistem digital ini berjalan sempurna. Meski praktis, tingkat adopsi IKD di Batam masih rendah. Sri menyebut angkanya baru berada di kisaran 5 hingga 7 persen.

Dengan melihat angka tersebut, Disdukcapil Batam terus mendorong warga untuk tidak ragu beralih ke layanan digital.

“Kami mengimbau seluruh warga Batam, untuk beralih ke zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga,” pesan Adisthy.

Editor: Yuli

Berita Terkait

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Perketat Pembelian BBM Subsidi per 1 April
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai
Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre
Hadapi Kekeringan, Pemprov Kepri Gelar Salat Istisqa di Pulau Penyengat
Waspadai Tawaran Kerja Mencurigakan Pascamudik, Berpotensi TPPO
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:45 WIB

Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Perketat Pembelian BBM Subsidi per 1 April

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:28 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:09 WIB

Imigrasi Kepri Selidiki Dugaan Pungli WNA di Pelabuhan Batam Centre

Berita Terbaru

Gubernur Ansar Ahmad didampingi Wagub Nyanyang Haris Pratamura menyerahkan dokumen LKPJ Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 kepada Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan didampingi untuk pimpinan lainnya. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Gubernur Ansar Sampaikan LKPJ 2025 di DPRD Kepri

Rabu, 1 Apr 2026 - 10:21 WIB